<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9760">
<titleInfo>
<title>UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Susyanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar belakang dan Tujuan : Bakteri Staphylococcus aureus merupakan penyebab terjadinya infeksi yang bersifat nanah. Salah satu tanaman di Indonesia yang dapat digunakan sebagai obat herbal yaitu pepaya (Carica papaya L.) terutama daun yang memiliki kandungan kimia sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) pada konsentrasi 15%, 25% dan 35% dapat menghambat bakteri Staphylococcus aureus.

Metode Penelitian : Pada ekstak dilakukan uji skrining fitokimia senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tannin, steroid/terpenoid. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksperimen menggunakan metode maserasi dengan difusi sumuran ekstrak daun pepaya terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan konsentrasi 15%, 25% dan 35%. Kontrol positif yang digunakan amoksisillin konsentrasi 0,01% dan kontrol negatif etanol 70%. 

Hasil Penelitian : Hasil rendemen ekstrak yaitu 19%. Hasil skrining fitokimia ekstrak daun pepaya mengandung senyawa kimia , flavonoid, tannin, saponin, steroid dan tidak mengandung alkaloid. Pengujian aktivitas antibakteri ekstrak dengan konsentrasi 15% (12,63 mm), 25% (16,75 mm), 35% (20,26 mm), dan kontrol positif amoksisilin injkesi 0,01% (11,06 mm). Hasil uji One Way ANOVA menunjukan data terdistribusi normal dan homogen (sig. &#62; 0,050). 

Kesimpulan : Ekstrak daun pepaya memiliki senyawa kimia flavonoid, saponin, tannin, steroid/terpenoid dan tidak terdapat alkaloid. Ekstrak daun pepaya terbukti memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dalam pengujian konsetrasi 15%, 25%, dan 35%. Semakin tinggi konsentrasi semakin besar zona hambat yang dihasilkan. 

Kata kunci : Carica papaya L., Staphylococcus aureus, difusi sumuran</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI - 2023 - 12119062</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>9760</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>