Detail Cantuman Kembali
EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA DI INSTALASI RAWAT INAP RSD GUNUNG JATI CIREBON
Latar Belakang dan Tujuan:
Penggunaan obat yang tidak tepat akan menimbulkan banyak masalah. Masalah-masalah tersebut diantaranya segi efektivitas, efek samping, interaksi, ekonomi dan penyalahgunaan obat. Penggunaan obat secara rasional adalah apabila pasien menerima pengobatan sesuai kebutuhan klinis nya, dalam dosis yang sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan biaya yang terjangkau oleh kebanyakan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien (usia, jenis kelamin dan jenis pembayaran) pada pasien ISPA di Instalasi Rawat Inap RSD Gunung Jati Cirebon, untuk mengetahui profil penggunaan obat antibiotik, untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat antibiotik (tepat dosis dan tepat indikasi).
Metode:
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik secara retrospektif. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Rawat Inap RSD Gunung Jati Cirebon pada bulan Januari 2023 sampai Juni 2023. Sampel penelitian adalah rekam medik pasien terdiagnosa ISPA di Instalasi Rawat Inap RSD Gunung Jati Cirebon yang memenuhi kriteria inklusi. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah usia, jenis kelamin, jenis pembayaran, nama obat, penggolongan obat, kekuatan obat dan bentuk sediaan. Analisis hasil dilakukan secara deskriptif dalam bentuk tabel, diagram dan persentase disertai penjelasan. Penilaian terhadap rasionalitas penggunaan obat antibiotik (tepat dosis, dan tepat indikasi) pada pasien ISPA dibandingkan dengan guideline Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2019.
Hasil:
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa karakteristik pasien ISPA terbanyak jenis kelamin laki-laki (51%), usia ? 20 tahun (62%) dengan status pembayaran BPJS (76,6%). Berdasarkan profil penggunaan obat menunjukkan bahwa nama obat yang terbanyak yaitu cefixime syr (23%), golongan obat terbanyak yaitu sefalosporin generasi ketiga, persentase ketepatan penggunaan antibiotik 64% ketepatan indikasi dan tepat dosis 83%.
Kesimpulan:
Dilihat dari profil penggunaan obat menunjukan bahwa obat terbanyak yang digunakan yaitu cefixime syr dengan golongan sefalospori.
Kata Kunci: ISPA, Rekam Medik, Rasionalitas Obat
Nova Nuraeni - Personal Name
Text
Indonesia
SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON
2023
Cirebon
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
Nova Nuraeni. (2023).EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA DI INSTALASI RAWAT INAP RSD GUNUNG JATI CIREBON.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd






