<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9745">
<titleInfo>
<title>UJI AKTIVITAS ANALGETIK FRAKSI ETANOL JAHE PUTIH KECIL (Zingiber officinale Rosc.Var.Amarum) PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus) JANTAN</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Firda Ratna Zakiyatunisa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang dan Tujuan:
Nyeri merupakan suatu tanda peringatan bagi tubuh saat terjadi kerusakan jaringan. Analgetik adalah golongan obat yang dapat meredakan nyeri dengan menekan impuls nyeri baik sentral maupun perifer. Saat ini obat tradisional banyak diminati oleh masyarakat karena aman tanpa menimbulkan efek samping. Tanaman jahe putih kecil merupakan tanaman yang secara empiris dapat meredakan nyeri karena terdapat kandungan flavonoid, gingerol, shogaol, zingerone, diarylheptanoid, paradol dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas analgetik fraksi etanol  jahe putih kecil (Zingiber officinale Rosc.Var.Amarum) pada mencit putih (Mus musculus) jantan dan dibandingkan dengan Paracetamol
Metode :
Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan 25 ekor mencit putih (Mus musculus) jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok masing-masing terdiri dari 5 ekor mencit. Kelompok kontrol negatif (Na-CMC), kelompok kontrol positif (Paracetamol 65mg/KgBB), kelompok perlakuan fraksi etanol  jahe putih kecil dengan dosis 100mg/KgBB, 200mg/KgBB dan 300mg/KgBB peroral. Selanjutnya, diberi rangsangan nyeri yaitu asam asetat 300mg secara intraperitonial. Parametetr yang diukur adalah jumlah geliat pada mencit jantan setiap 10 menit selama 60 menit.
Hasil : 
Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kontrol positif (Paracetamol) dan perlakuan fraksi etanol jahe putih kecil dosis 100mg/KgBB, 200mg/KgBB dan 300mg/KgBB. Hasil persentase daya analgetik Paracetamol dosis 65mg/KgBB, fraksi etanol jahe putih kecil dosis 100mg/KgBB, 200mg/KgBB dan 300mg/KgBB  adalah 49,87%, 51,88%, 64,88% dan 81,64%.
Kesimpulan:
Fraksi etanol jahe putih kecil (Zingiber officinale Rosc.Var.Amarum) dosis 100mg/KgBB, 200mg/KgBB dan 300 mg/KgBB memiliki aktivitas sebagai analgetik lebih baik dari paracetamol dosis 65mg/KgBB.
Kata Kunci :Jahe putih kecil, fraksi etanol jahe, analgetik</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI - 2023 - 12119043</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>9745</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>