<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9738">
<titleInfo>
<title>FORMULASI SERUM DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI MINYAK NILAM DAN CALENDULA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Atiqoh Nurul Hakim</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang dan Tujuan :
Produk kosmetik yang akhir-akhir ini sedang berkembang adalah serum. Serum yang mengandung bahan alam lebih digemari masyarakat. Bahan alam yang digunakan yaitu minyak nilam dan calendula karena keduanya mengandung senyawa antioksidan, antibakteri dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kombinasi minyak nilam dan calendula dengan perbandingan 1:1, 1:2 dan 2:1 memiliki aktivitas antibakteri dan kestabilan sediaan serum dilihat dari evaluasi sediaannya.

Metode :
Kombinasi minyak nilam dan calendula dengan perbandingan 1:1, 1:2 dan 2:1 diuji aktivitas antibakteri dengan metode difusi cakram. Kemudian dilakukan formulasi sediaan serum kombinasi minyak nilam dan calendula dengan perbandingan 1:1, 1:2, dan 2:1 dengan mencampurkan bahan-bahan carbopol, gliserin, metilparaben, TEA, minyak nilam, minyak calendula dan aquadest. Selanjutnya dilakukan uji stabilitas cycling test pada sedian serum meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas dan uji sifat alir.

Hasil :
Kombinasi minyak nilam dan calendula dengan perbandingan 1:1, 1:2 dan 2:1 memiliki aktivitas antibakteri kuat terhadap bakteri propionibacterium acnes dengan rata-rata zona hambat yang diperoleh adalah 14mm, 13mm dan 15mm. Hasil dari pengujian stabilitas sediaan dengan menggunakan cycling test selama 6 siklus diperoleh bahwa untuk uji organoleptis meliputi tekstur, bau dan warna serta uji homogenitas pada setiap siklus tidak ada perubahaan yaitu untuk basis memiliki tekstur sedikit kental, bening dan berbau khas carbopol sedangkan untuk tekstur formula 1, 2 dan 3 berturut turut memiliki tekstur cair, sedikit cair dan sedikit kental larutan berwarna putih dan berbau khas minyak nilam. Sedangkan untuk uji pH dan viskositas setelah data dianalisis menggunakan aplikasi SPSS untuk mengetahui kestabilan sediaan dengan adanya penambahan kombinasi minyak nilam dan calendula perbandingan 1:1, 1:2 dan 2:1 diketahui bahwa sediaan basis dan formula 2 pada pengukuran pH stabil (P = 0,05) dan formula 1 stabil pada uji viskositas (P &#62; 0,05). Kemudian pada pengujian sifat alir diperoleh bahwa pada siklus 0 dan 6 formula 1 dan 3 termasuk dalam tipe sifat alir plastik dan tiksotropik.

Kesimpulan :
Kombinasi minyak nilam dan calendula dengan perbandingan 1:1, 1:2 dan 2:1 memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan kestabilan sediaan serum dilihat dari evaluasi sediaannya penambahan kombinasi minyak nilam dan calendula perbandingan 1:2 dan 2:1 stabil pada semua parameter pengujian dan dengan perbandingan 1:1 tidak stabil pada parameter uji viskositas.

Kata Kunci : Serum, antibakteri, minyak nilam dan calendula.</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI - 2023 - 12119035</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>9738</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>