Detail Cantuman Kembali
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MADU ALPUKAT, MADU KOPI, DAN MADU KLENCENG DENGAN METODE DPPH
Latar belakang dan tujuan :
Madu secara umum didefinisikan sebagai zat cair kental dan manis, yang dibuat oleh lebah. Jenis lebah yang digunakan adalah lebah ternak dan lebah hutan, spesiesnya ada Apis Cerana, Apis Trigona, Apis Indica, Apis Melifera, Apis Dorsata. Kandungan Madu diantaranya : mineral, kalsium, magnesium, natrium, besi, alumunium, fosfor dan kalium. Madu juga kaya akan vitamin salah satunya vitamin C, vitamin C inilah yang berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan pada madu dan membandingkan efektivitas antioksidan dari beberapa jenis madu dengan kontrol positif Vitamin C. Hasil pengujian aktivitas antioksidan dari ketiga jenis madu, ketiga jenis madu memiliki aktivitas antioksidan. Hasil pengukuran aktivitas antioksidan terkuat ada pada madu alpukat dengan rata-rata nilai IC50 sebesar 8,65 ppm. Ketiga jenis madu memiliki aktivitas antioksidan yang sama yaitu sangat kuat karena nilai IC50 < 50 ppm, meskipun sama-sama sangat kuat tetapi madu yang memiliki aktivitas antioksidan tertinggi jika dilihat dari nilai IC50 yaitu madu alpukat.
Metode :
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen (eksperimental reseacrh) dengan melakukan pengukuran serapan panjang gelombang pada rentang panjang gelombang 500-600 nm. Dengan sampel 2 madu hutan dan 1 madu budidaya, dan vitamin C sebagai kontrol positif, larutan uji yang digunakan DPPH (2,2 diphenyl-1-pierylhydrazyl), menggunakan spektrofotometer UV-Vis.
Kata Kunci :
Madu, DPPH (2,2 diphenyl-1-pierylhydrazyl), vitamin C, antioksidan
Gilang Purnama - Personal Name
Text
Indonesia
SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON
2023
Cirebon
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
Gilang Purnama. (2023).UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MADU ALPUKAT, MADU KOPI, DAN MADU KLENCENG DENGAN METODE DPPH.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd






