<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9690">
<titleInfo>
<title>FORMULASI EKSTRAK PROPOLIS DALAM SEDIAAN SABUN PADAT</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nur Rahayu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Indonesia adalah salah satu negara yang kaya akan flora dan fauna yang bermanfaat bagi manusia, salah satunya adalah propolis dalam lebah. Pinocembrin, akasetin, krisin, rutin, katekin merupakan jenis flavonoid yang terkandung dalam propolis yang berkhasiat sebagai antimikroba, antijamur dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak propolis ke dalam sediaan sabun padat. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen. Pengolahan data pada penelitian ini dibuat ke dalam bentuk tabel pengamatan yang meliputi pengamatan organoleptis, pengukuran pH, uji stabilitas busa dan kekerasan sabun. Setiap pengujian dilakukan sebanyak tiga kali, semua dihitung rata-rata dan standar deviasinya kemudian dianalisis dengan menggunakan statview Perolehan ekstrak propolis melalui metode ekstraksi maserasi dengan etanol 96% perbandingan 1:10 sebagai pelarutnya. Variasi konsentrasi ekstrak propolis yang digunakan adalah 0,1% ; 0,3% dan 0,5%. Tahapan dari penelitian ini meliputi formulasi sabun menggunakan 30 gram minyak sawit; 10 gram minyak zaitun; 20 gram minyak kelapa; 8,9 NaOH; aquades serta pengaroma secukupnya yang kemudian akan dilihat karakteristik sediaannnya melalui parameter pengamatan organoleptis, pengukuran pH, uji stabilitas busa dan pengukuran kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun padat ekstrak propolis memiliki konsistensi yang padat berwarna putih kuning pucat dan putih kecokelatan. Bau khas oleum rosae. Memiliki pH yang aman digunakan yaitu 10,61-10,75. Memiliki stabilitas busa yang baik yaitu pada kisaran 88-95% dan memiliki nilai kekerasan sabun yang baik yaitu sebesar 5 kg.</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2023 - 11120057</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>9690</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>