<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9686">
<titleInfo>
<title>EVALUASI PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS A DAN PUSKESMAS B CIREBON</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nabila Keysha Mevia Irfandi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar belakang: Pelayanan kesehatan merupakan salah satu cara kesehatan individual maupun bersama. Bentuk layanan kesehatan adalah pusat kesehatan atau salah satu pusat kesehatan tingkat pertama yaitu Puskesmas. Puskesmas merupakan salah satu pelaksana pelayanan kesehatan di kabupaten/kota yang ditugaskan untuk melaksanakan pelayanan kesehatan di daerah kerjanya. Pengelolaan obat di Puskesmas merupakan kegiatan penting yang dilakukan untuk mencapai ketersediaan obat yang baik dan menjamin kualitas obat. Kesalahan dalam pengelolaan obat mengakibatkan permasalahan terkait serangkaian pengelolaan obat baik itu stagnant maupun stockout. Resiko-resiko yang dapat terjadi akibat kesalahan pengelolaan obat berdampak pada meningkatnya jumlah obat kadaluarsa dan rusak. 
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan obat di Puskesmas  A dan Puskesmas B  
Metode: pada penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif observasi  dengan melakukan pengamatan langsung menggunakan daftar tilik pelayanan jaminan mutu pelayanan kefarmasian (Quality Assurance) di pelayanan kesehatan dasar tahun 2002. Menggunakan data pengelolaan obat tahun 2022.
Hasil :
Hasil penelitian tentang Evaluasi Pengelolaan Obat di Puskesmas A dan Puskesmas B Cirebon memeperoleh skor  sebesar 88,9% untuk Puskesmas A dan 88,4% untuk Puskesmas B.</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2023 - 11120051</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>9686</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>