<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9684">
<titleInfo>
<title>UJI ANALGETIK  EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocinum sanctum L.) PADA MENCIT PUTIH(Mus musculus) JANTAN</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>M. Putra Ramadhan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Analgetik adalah obat yang digunakan untuk menghilangkan rasa sakit atau nyeri tanpa menghilangkan kesadaran. Salah satu tanaman yang digunakan untuk analgetik adalah daun kemangi (Ocinum sanctum L.). Daun kemangi mengandung senyawa flavonoid yang dapat meredakan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek analgetik ekstrak etanol daun kemangi (Ocinum sanctum L.) kepada hewan uji mencit putih (Mus muculus) jantan. Metode yang digunakan untuk memperoleh ekstrak etanol daun kemangi (Ocinum sanctum L.) dengan cara meserasi selama 5 hari lalu dipisahkan antara pelarut nya dengan vacuum rotary evaporator selama 1 jam dengan kecepatan 60 rpm, setelah itu dipekatkan diatas waterbath sehingga diperoleh ekstrak yang agak kental. Hewan uji yang digunakan yaitu mencit sebanyak 15 ekor yang dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan. Kontrol positif (metampiron 1,3 mg/20 gram BB), kontrol negatif (Na-CMC 1%), kontrol perlakuan (ekstrak etanol daun kemangi dosis 2 mg/20 gram BB). Analisis data yang dilakukan adalah dengan menghitung jumlah geliat pada mencit tiap 10 menit selama 1 jam lalu diolah data dengan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persen daya analgetik ekstrak etanol daun kemangi (Ocinum sanctum L.) dosis 2 mg/20 gram BB sebesar 59,18%. dapat memberikan efek analgetik pada mencit putih (Mus muculus) jantan. 

Kata Kunci : Analgetik, Daun Kemangi (Ocinum sanctum L.), mencit putih (Mus muculus) jantan, efek analgetik.</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2023 - 11120048</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>9684</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>