<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9660">
<titleInfo>
<title>SOSIALISASI DAGUSIBU UNTUK MENINGKATKAN PENGGUNAAN OBAT RASIONAL BAGI PELAJAR DI SMA NEGERI 7 KOTA CIREBON</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Intan Deliana Putri</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>DAGUSIBU merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang diselenggarakan melalui kegiatan pelayanan kesehatan oleh tenaga kefarmasian. DAGUSIBU merupakan kepanjangan dari dapatkan, gunakan, simpan, dan buang obat. Di Indonesia tidak sedikit masyarakat yang belum melakukan DAGUSIBU obat dengan baik. Menurut RISKESDAS sebanyak 35,2% masyarakat indonesia masih menyimpan untuk swamedikasi. Tingkat penggunaan obat rasional di Indonesia juga belum cukup baik. Penggunaan Obat Rasional (POR) dapat ditingkatkan melalui penerapan DAGUSIBU obat yang tepat. Pemilihan tempat penelitian dilakukan secara acak dengan Random Number Generator. Penelitian ini bertujuann untuk memberi informasi kepada pelajar kelas XI MIPA  di SMA Negeri 7 Kota Cirebon. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 40 pertanyaan. Pertanyaan diambil dari peneliti sebelumnya yang sudah divalidasi.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 123 responden dengan teknik pengambilan sampel teknik random sampling. Hasil penelitian menjukan bahwa sosialisasi berpengaruh dalam tingkat pengetahuan seseorang, dibuktikan dengan hasil presentase tingkat pengetahuan baik pada saat pre test yaitu 18,70% dan meningkat pada saat post test dengan presentase 90,50%. Terjadi peningkatan yang cukup signifikan yaitu 71,80%. Selain sosialisasi, pengaruh tingkat pengetahuan juga disebabkan karena jenis kelamin. Jenis kelamin perempuan memiliki tingkat pengetahuan lebih tinggi dibandingkan laki laki yaitu dengan presentase pre test tingkat pengetahuan baik perempuan yaitu 23,29% dan laki laki 14,28%. Pada saat post test tingkat pengetahuan baik perempuan 89,55% dan laki laki 98,21%. Hal tersebut juga membuktikan bahwa perbedaan jenis kelamin dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan seseorang.
Kata kunci : DAGUSIBU, Penggunaan obat rasional,  random sampling</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2023 - 11120017</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>9660</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>