Detail Cantuman Kembali
IDENTIFIKASI DEKSAMETASON DALAM JAMU SESAK NAFAS DI KOTA CIREBON DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS
Jamu adalah obat tradisional yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia karena dianggap lebih praktis. Deksametason merupakan bahan kimia obat (BKO) yang bisa saja ditambahkan ke dalam jamu sesak nafas yang sering beredar di pasaran luas dan dapat dengan mudah diperoleh oleh masyarakat. Penggunaan jangka panjang BKO ini akan menyebabkan bermacam risiko kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jamu sesak nafas yang beredar di kota Cirebon apakah mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) deksametason atau tidak. Metode yang digunakan adalah metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan fase diam yang digunakan yaitu silika gel GF 254 dan fase gerak etanol 96% dan kloroform dengan perbandingan 1:9 dengan deteksi sinar UV 254 nm. Tiap pelat KLT ditotolkan larutan A (sampel), larutan B (kontrol positif), dan Larutan C (baku pembanding). Sampel jamu dikatakan positif mengandung deksametason apabila terdapat bercak dengan nilai hRf dan warna yang sama antara larutan A dan laruran B. Identifikasi deksametason pada jamu sesak nafas yang beredar di Kota Cirebon dengan mengambil 5 (lima) sampel dengan merk jamu yang berbeda, menunjukkan 4 (empat) sampel positif mengandung deksametason yaitu sampel 1, 2, 4, dan 5. Sedangkan sampel 3 negatif tidak mengandung deksametason.
Aida Salihah - Personal Name
Text
Indonesia
SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON
2023
Cirebon
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
Aida Salihah. (2023).IDENTIFIKASI DEKSAMETASON DALAM JAMU SESAK NAFAS DI KOTA CIREBON DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd






