<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6827">
<titleInfo>
<title>Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) dan Ektrak Kunyit (Curcuma longa L.) dengan Metode DPPH</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOSSI ONIRIKA ANGGRAENI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang dan Tujuan :
Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) dan Kunyit (Curcuma longa L) merupakan tanaman yang mengandung senyawa aktif yang berperan sebagai antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang mampu mencegah atau memperlambat reaksi oksidasi yang disebabkan oleh radikal bebas. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dan ekstrak kunyit (Curcuma longa L) dibanding dengan bentuk tunggalnya dengan metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhdrazyl).
Metode :
Kulit buah naga merah dan kunyit dilakukan maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 70%. Selanjutnya dilakukan uji pemeriksaan mutu, skrinning fitokimia terhadap ekstrak etanol kulit buah naga merah dan ekstrak etanol kunyit. Selanjutnya uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhdrazyl). Kombinasi ekstrak kulit buah naga merah dan ekstrak kunyit dibuat dengan perbandingan 1:2 dan 2:1. Pengukuran aktivitas antioksidan ditentukan dengan % inhibisi dan nilai IC50 (Inhibition Concentration).
Hasil dan Kesimpulan :
Ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus)  hasil IC50  42,3059 ppm (sangat kuat), ekstrak kunyit (Curcuma longa L)  56,8843 ppm (kuat), kombinasi ekstrak kulit buah naga merah dan kunyit dibuat dengan perbandingan 1:2 dan 2:1.menunjukkan hasil IC50 sebesar 113,6614 ppm (sedang) untuk perbandingan (1:2) dan 87,2298 ppm (kuat) untuk perbandingan (2:1). Kesimpulan penelitian bahwa bentuk tunggal lebih kuat efek antioksidannya dibandingkan dengan kombinasi ekstrak kulit buah naga merah dan ekstrak kunyit.

Kata kunci : kulit buah naga merah, kunyit, aktivitas antioksidan, DPPH, IC50.</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI - 2022 - 12118082</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6827</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>