Detail Cantuman Kembali
Uji Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight) ) terhadap Mencit (Mus Musculus) Jantan
Latar Belakang dan Tujuan :
Hiperurisemia merupakan keadaan kadar asam urat dalam darah melebihi batas normal. Salah satu tanaman yang memiliki potensi sebagai antihiperurisemia adalah daun salam (S. polyanthum (Wight) ) yang mempunyai kandungan senyawa flavonoid. Flavonoid terbukti mampu menurunkan kadar hiperurisemia dengan cara menghambat kerja enzim ksantin oksidasi sehingga pembentukan hiperurisemia terhambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antihiperurisemia ekstrak S. polyanthum pada mencit (Mus musculus) jantan.
Metode :
Metode yang dilakukan adalah dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Uji antihiperurisemia menggunakan alat POCT (Poin Of Care Test) yang diambil darahnya melalui vena lateral atau ekor mencit (Mus musculus) jantan dengan variasi dosis 25 mg/kg BB, 50 mg/kg BB, 75 mg/kg BB, kontrol negatif CMC-Na 0,5%, kontrol positif allopurinol 10 mg/kg BB.
Hasil :
Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak S. polyanthum terbukti memiliki efek antihiperurisemia dan nilai signifikan dari uji ANOVA adalah 0,000 (p<0,05).
Kesimpulan :
Ekstrak S. polyanthum dapat menurunkan kadar hiperurisemia terhadap mencit (Mus musculus) jantan dan terdapat perbedaan antara kontrol positif dan kelompok perlakuan.
Kata kunci : Allopurinol, antihiperurisemia, S. polyanthum, flavonoid, Mus musculus, ksantin oksidasi.
INAYATUL FAJRIYAH - Personal Name
Text
Indonesia
SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON
2022
Cirebon
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
INAYATUL FAJRIYAH. (2022).Uji Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight) ) terhadap Mencit (Mus Musculus) Jantan.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd






