<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6801">
<titleInfo>
<title>Potensi Medication Error pada Pasien ISPA Anak Rawat Jalan di RSD Gunung Jati Cirebon Tahun 2021</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANIS SELAWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang dan Tujuan :
Kesalahan dalam pengobatan (medication error) bisa terjadi pada proses alur pengobatan yang sebenarnya dapat dicegah. Kesalahan dalam peresepan merupakan hal yang sering terjadi dan frekuensi kesalahan resep tertinggi terjadi pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi medication error fase prescribing pada pasien ispa anak rawat jalan di RSD Gunug Jati Cirebon. 
Metode :
Penelitian ini dilakukan berdasarkan  analisis yang sudah dilakukan oleh Yustika Nasrudin pada tahun 2020 dengan judul penelitian kesalahan peresepan (prescribing error) pada pasien anak rawat jalan di Rumah Sakit. Jenis penelitian ini yaitu non-eksperimental (observasional) menggunakan metode analisis deskriptif. Sampel yang digunakan adalah data resep pasien anak dengan diagnosa ispa di RSD Gunug Jati Cirebon 2021 yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 131 resep.
Hasil :
Didapatkan hasil karakteristik pasien berdasarkan usia tertinggi adalah 1-5 tahun, jenis kelamin tertinggi adalah laki-laki. Jumalah potensi kejadian medication error fase prescribing diperoleh total persentase sebesar 99,2% dengan total 130 resep, pada potensi medication error fase prescribing pada kajian administratif sebesar 96,2% dengan jumlah 127 resep, pada kajian farmasetik sebesar 11,5% dengan jumlah 15 resep dan pada kajian klinis sebesar 35,9% dengan jumlah sebanyak 47 resep. 

Kesimpulan :
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada potensi kejadian medication error fase prescribing sebesar 99,2% dengan total 130 resep pasien anak dengan diagnosa ispa.

Kata Kunci : Medication error, Prescribing, Ispa anak.</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI - 2022 - 12118046</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6801</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>