<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6779">
<titleInfo>
<title>Identifikasi Bahan Kimia Obat (BKO) dalam Jamu Pegal Linu yang Beredar di Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KAORI ROSELINA YESA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang dan Tujuan :
Jamu merupakan obat tradisional yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, dikonsumsi sebagai pengobatan dan digunakan dari generasi ke generasi. Agar jamu memiliki efek yang lebih cepat, biasanya oknum produsen jamu menambahkan BKO. Penambahan BKO bertentangan dengan Permenkes No. 007 Tahun 2012 tentang Registrasi Obat Tradisional pasal 7 bahwa obat tradisional dilarang mengandung BKO yang merupakan hasil isolasi atau sintetik berkhasiat obat. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya BKO dalam jamu pegal linu serta mengetahui BKO apa saja yang terkandung dalam jamu pegal linu.

Metode :
Penelitian ini menguji 5 sampel jamu dengan metode KLT menggunakan fase diam silika gel GF 254, fase gerak etil asetat - metanol - amonia (60:30:10) dan kloroform - metanol (90:10) dengan deteksi menggunakan sinar uv panjang gelombang 254 nm. Larutan yang ditotolkan adalah larutan sampel (A), larutan kontrol positif (B) dan larutan baku yang mengandung BKO (C).

Hasil dan Kesimpulan :
	Berdasarkan hasil penelitian ini, 4 sampel positif mengandung BKO diantaranya sampel II, III, IV, dan V. Pada sampel II dan IV positif mengandung ibuprofen dan parasetamol, sampel III positif mengandung ibuprofen, parasetamol, dan piroksikam, sedangkan sampel V positif mengandung asam mefenamat, ibuprofen, dan piroksikam.
	
Kata Kunci : jamu, obat tradisional, bahan kimia obat, Kromatografi Lapis Tipis (KLT)</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI - 2022 - 12118021</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6779</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>