<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6778">
<titleInfo>
<title>Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Krim Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.) dengan Metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-Piksrylhidrazyl)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JULIA RAHMADILA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang dan Tujuan :
	Daun Kersen (Muntingia calabura L.) terbukti memiliki aktivitas antioksidan dan mengandung senyawa  alkaloid, flavonoid, steroid, saponin dan triterpenoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun kersen dengan konsentrasi  1%, 2% dan 3% dapat dibuat sediaan krim dan mengandung aktivitas antioksidan yang kuat. 

Metode :
	Simplisia daun kersen dikeringkan dengan menggunakan oven, setelah simplisia kering dilakukan proses ekstraksi dengan menggunakan metode perkolasi dengan pelarut etanol  96%. Sediaan krim ekstrak etanol daun kersen dibuat dengan 3 formulasi dengan variasi konsentrasi ekstrak dan kemudian akan dilakukan uji stabilitas dengan  metode cycling test dimana sampel krim disimpan pada suhu ?4?C selama 24 jam dan ?40?C selama 24 jam (1 siklus) dan dilakukan selama 6 siklus. Parameter pengujian yang akan dilakukan meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, pH, tipe emulsi, viskosotas dan sifat alir.  Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-Piksrylhidrazyl). 

Hasil dan Kesimpulan:
	Sediaan krim ekstrak etanol daun kersen konsentrasi 1%, 2% dan 3 % dapat dikatakan memiliki stabilitas yang baik dimana parameter yang diuji dalam uji stabilitas adalah uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, pH, tipe emulsi, viskositas dan sifat alir. Sediaan krim esktrak etanol daun kersen konsentrasi 1%, 2% dan 3% tidak memiliki aktivitas antioksidan yang dapat dilihat dari perolehan nilai IC50 masing-masing sediaan adalah 1758,60 ppm; 702,17 ppm; dan 366,09 ppm.

Kata Kunci : Daun Kersen, Krim, Cycling test, Antioksidan, DPPH</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI - 2022 - 12118020</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6778</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>