<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6771">
<titleInfo>
<title>Uji Efektifitas Ekstrak Etanol Daun Sirih Cina terhadap Penyembuhan Luka Sayat Pada Mencit (Mus musculus) Putih Jantan</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ELVINDA HUSNUL KHOTIMAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang dan Tujuan :
Daun sirih cina (Peperomia pellucida L.) memiliki kandungan flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, triterpenoid yang berpotensi mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun sirih cina (Peperomia pellucida L.) terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus) putih jantan. 

Metode :
Ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70% dilanjutkan dengan melakukan uji organoleptik dan standardisasi ekstrak etanol daun sirih cina (Peperomia pellucida L.). Mencit yang digunakan berjumlah 25 ekor dari 5 kelompok yang terdiri dari kelompok kontrol negatif dan kontrol positif, kelompok perlakuan konsentrasi 4%, 8%, dan 16%. Perlakuan yang diberikan 2 kali sehari selama 14 hari. Analisis data penelitian dilakukan dengan statistik uji Kruskal Walis dan uji Man Whitney berbasis aplikasi SPSS. 

Hasil dan Kesimpulan :
	Pada uji Kruskal Wallis didapatkan hasil dengan nilai sig 0,002 sehingga dapat disimpulkan adanya perbedaan efek yang signifikan antara masing-masing kelompok perlakuan. Efek penyembuhan luka tidak melebihi batas waktu yang ditetapkan yaitu 14 hari dengan ditandai luka mengering dan mulai menutup.  Hasil penelitian menunjukan setiap konsentrasi ekstrak etanol daun sirih cina (Peperomia pellucida L.) mempunyai efektivitas dalam proses penyembuhan luka sayat dan konsentrasi 16% merupakan konsentrasi yang paling efektif terhadap waktu penyembuhan luka sayat pada mencit putih jantan selama 5 hari.
Kata Kunci : Daun sirih cina (Peperomia pellucida L.), Mencit (Mus musculus) jantan, dan luka sayat.</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI - 2022 - 12118012</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6771</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>