<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6748">
<titleInfo>
<title>Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) terhadap Jamur Pityrosporum ovale dengan Metode Cetak Lubang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DILA ADINDA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Latar Belakang dan Tujuan: Ketombe merupakan bentuk kering kapitis seborea yang lazim dikenal sebagai seborea sika (kering). Daun sirih hijau (Piper betle L) memiliki kandungan kimia karvakol, eugenol, dan saponin yang bekerja menghambat pertumbuhan yeast (sel tunas) dari Pityrosporum ovale dengan cara mengubah struktur dan menghambat dinding sel, sehingga meningkatkan permeabilitas membran terhadap benda asing dan menyebabkan kematian sel.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Ekstrak dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Lalu dibuat konsentrasi 5%, 10% dan 15%. Dengan uji aktivitas menggunakan metode cetak lubang untuk kontrol positif ketokonazol solutio dan kontrol negatif larutan Na CMC 0,5%. Jamur yang digunakan adalah Pityrosporum ovale. Parameter yang diamati adalah zona hambat disekitar lubang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji SPSS Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Mann-Whitney.
Hasil: Hasil penelitian ekstrak daun sirh terhadap jamur Pityrosporum ovale didapatkan daya hambat sebesar 5% 7,7 mm; 10% 8,5 mm; dan 15% 9,3 mm yang artinya daun sirih memiliki daya hambat terhadap jamur Pityrospourm ovale.
Kesimpulan : Ekstrak daun sirih (Piper betle L) konsentrasi 5% 7,7 mm; 10% 8,5 mm; dan 15% 9,3 mm memiliki daya hambat terhadap jamur Pityrosporum ovale dalam kategori sedang.




Kata Kunci : Daun sirih (Piper betle L), Pityrosporum ovale, daya hambat, cetak lubang.</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2022 - 11119007</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6748</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>