Detail Cantuman Kembali
Uji Daya Analgetik Madu Murni Klanceng Kabupaten Majalengka terhadap Mencit Putih (Mus musculus) Jantan
Latar Belakang : Madu dikenal sebagai obat tradisional yang mudah diperoleh, ekonomis dan dapat diramu sendiri, madu juga memiliki banyak manfaat untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Madu memiliki kandungan flavonoid, senyawa tersebut dapat melindungi membran lipid dari kerusakan dan menghambat enzim cyclooxygenase yang merupakan jalur sintesis mediator nyeri. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui efek analgetik dari madu murni klanceng dosis 38mg/20g BB. Metode : Hewan uji yang digunakan adalah mencit putih (Mus mus-culus) jantan 19-27gram sebanyak 15 ekor yang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (aquadest 0.5ml), kontrol positif (ibuprofen 0.65mg/20g BB) dan kelompok perlakuan madu murni klanceng dosis 38mg/20g BB. Kemudian diamati jumlah geliat mencit, setiap 10 menit selama 1 jam. Hasil penelitian : Dari hasil perhitungan diperoleh persen daya analgetik madu murni klanceng adalah 32.2% dan ibuprofen adalah 44.78%. Yang berarti madu murni klanceng juga mem-iliki efek analgetik namun lebih lemah dibanding ibuprofen. Analisis data dil-akukan dengan uji normalitas dan homogenitas dan dilanjutkan dengan uji anova dan LSD. Pada uji lsd disimpulkan bahwa ada perbedaan signifikan antara ke-lompok kontrol negatif (aquadest), kontrol positif (ibuprofen) dan kelompok perla-kuan madu murni yaitu nilai signifikan p<0.05 . Kesimpulan : madu murni klan-ceng kabupaten Majalengka memiliki efek analgetik, namun efeknya lebih kecil jika dibandingkan dengan ibuprofen.
Kata Kunci : Nyeri, Madu murni, Analgetik, Mencit
PUTRI DAMAYANTI - Personal Name
Text
Indonesia
SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON
2022
Cirebon
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
PUTRI DAMAYANTI. (2022).Uji Daya Analgetik Madu Murni Klanceng Kabupaten Majalengka terhadap Mencit Putih (Mus musculus) Jantan.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd






