<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6717">
<titleInfo>
<title>Formulasi Sediaan Roll On Aromaterapi Kombinasi Minyak Kayu Putih (Melaleuca cajuputi) dengan Minyak Serai Wangi (Cymbopogon nardus L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SELVIANA RIFDATUNISA NURUL FAJRI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Minyak kayu putih merupakan produk yang sangat diminati karena banyak digunakan sebagai bahan dalam berbagai produk kesehatan dan obat-obatan.. Komponen utama minyak kayu putih adalah cineole  pinene, limonene, benzaldehyde, dan sesquiterpente. Komponen kimia dalam minyak atsiri serai wangi cukup kompleks, namun komponen yang terpenting adalah sitronellal, sitronellol, geraniol, seskuiterpen, juga mengandung methylheptanon. Aromaterapi adalah istilah modern biasa dipakai untuk proses penyembuhan kuno yang menggunakan sari tumbuhan aromatik murni dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan tubuh, pikiran dan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasian sediaan roll on aromaterapi dan kombinasi minyak kayu putih dengan minyak serai wangi serta untuk mengetahui hasil uji organoleptik sediaan, hasil uji kelarutan dan bobot jenis minyak kayu putih dan uji kesukaan dari sediaan tersebut. Sediaan roll on aromaterapi ini di formulasikan dengan bahan VCO (Virgin Coconut Oil) sebagai basis, camphora, mentolum, minyak serai wangi dan minyak kayu putih dengan variasi konsentrasi 40%, 20%, dan 5%. Berdasarkan penelitian hasil uji bobot jenis memenuhi syarat, hasil uji kelarutan tidak memenuhi syarat, uji organoleptik yang di dapat yaitu warna agak keruh, bau khas serai wangi, serta rasa hangat pada kulit yang dihasilkan setelah sediaan aromaterapi dioleskan. Hasil uji kesukaan yang telah dilakukan pada 15 panelis menunjukkan bahwa panelis lebih menyukai sediaan roll on aromaterapi formula 3 dengan persentase 76,1%  .

Kata Kunci : Minyak serai wangi, Minyak kayu putih, roll on aromaterapi, uji organoleptik, uji kelarutan dan uji bobot jenis, uji kesukaan</note>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2022 - 11119024</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6717</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 09:27:31</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>