<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6668">
<titleInfo>
<title>UJI EFEK SEDATIF EKTRAK ETANOL DAUN KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir) TERHADAP MENCIT PUTIH (Mus musculus) JANTAN</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HANNY FEBYANTI PUTRI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang dan Tujuan :
Kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) merupakan tanaman obat tradisional yang dipercaya masyarakat dapat digunakan sebagai obat tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sedatif ekstrak etanol daun kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) dosis 16 mg/ Kg BB pada mencit putih (Mus musculus) jantan.
Metode :
Pembuatan ekstrak etanol daun kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) yaitu dengan cara maserasi dengan perlarut etanol 70%. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan memakai hewan uji mencit putih jantan dengan bobot 18-22 gram sebanyak 15 ekor dibagi menjadi 3 kelompok masing-masing terdiri dari 5 ekor mencit, kelompok I kontrol negatif yang diberi Na-CMC 0,5%, kelompok II kontrol positif yang diberi fenobarbital dosis 6 mg/Kg BB, dan kelompok III kelompok perlakuan diberi ekstrak etanol daun kangkung darat dosis 16 mg/Kg BB. Sebelum pemberian obat mencit tersebut diletakkan diatas rotarod selama 1 menit untuk diadaptasi kemudian masing-masing diberi per oral. Data diperoleh dengan cara menghitung jumlah jatuh mencit di atas rotarod selama 1 menit pada menit ke 15, 30, 45, 60, 75 dan 90. Analisis data menggunakan One Way Anova dan LSD.
Hasil :
Hasil penelitian ini menunjukan ada perbedaan signifikan antara kelompok perlakuan ekstrak etanol daun kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) dengan kontrol positif dan negatif, dengan nilai sig p</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2021 - 11118051</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6668</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-17 09:36:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-20 17:15:04</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>