<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6665">
<titleInfo>
<title>UJI EFEK DIURETIK PERASAN KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus) JANTAN</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MUHAMAD FATAH GENTA RAMADHAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang dan Tujuan : 
Kelopak bunga rosella adalah salah satu tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat trandisional. Kelopak bunga rosella memiliki khasiat antipiretik, adstringen, kolagogum, digestif, sedatif, laksatif, antimikrobial, pireksia, abses, hipertensi, hipolipidemik, antioksidan, antikanker, hepatoprotektif, antipiretik, hiperkolesterolemia, antispasmodik, dan diuretik. Kandungan senyawa yang paling berperan dalam diuretik di bunga rosella Hibiscus sabdariffa L adalah antosianin. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui potensi efek diuretik dari perasan kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L,.) terhadap mencit putih (mus musculus) jantan dan untuk dibandingkan dengan furosemid.
Metode : 
Kelopak bunga rosella dengan metode perasan. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencit putih (Mus musculus) jantan sebanyak 15 ekor dibagi menjadi 3 kelompok masing-masing berisi 5 ekor mencit yaitu kelompok pertama adalah kontrol negatif (aquadest), kelompok kedua adalah kontrol positif (furosemid) dosis 0,10 mg/20g BB dan kelompok ketiga adalah perlakuan perasan kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L,.) dosis 4,2mg/20 g BB. sebelum pemberian obat mencit tersebut diberi air hangat 0,5ml secara oral. Analisis yang dilakukan dengan pengukuran volume urin yang diekskresikan setiap 30 menit selama 3 jam. Analisis data menggunakan uji statistic oneway ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD.
Hasil : 
Hasil penelitian ini menunjukan ada perbedaan efek diuretik yang signifikan antara perlakuan (perasan kelopak bunga rosella), kontrol negatif, dan kontrol positif nilai sig p</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2021 - 11118018</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6665</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-17 09:36:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-20 17:02:46</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>