<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6659">
<titleInfo>
<title>UJI EFEK ANALGETIK EKTRAK ETANOL DAUN CIPLUKAN (Physalis angulata L.) TERHADAP MENCIT PUTIH (Mus musculus) JANTAN</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RINA ASNA FADILLAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang dan Tujuan : 							   Daun ciplukan adalah salah satu tanaman yang digunakan sebagai tanaman alternatif obat. Daun ciplukan memiliki kandungan flavonoid yang berefek sebagai analgetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek analgetik dari ekstrak etanol daun ciplukan (Physalis angulata L.) dosis 8 mg/20g BB mencit putih (Mus musculus) jantan.
Metode :										   Jenis penelitian berupa eksperimen menggunakan hewan uji yaitu mencit putih (Mus musculus) jantan sebanyak 15 ekor yang dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (Na-CMC), kelompok kontrol positif (metampiron) dan kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak etanol daun ciplukan (Physalis angulata L.) dengan dosis 8 mg/20g BB mencit, masing-masing diberikan secara peroral. Digunakan asam asetat 3% sebagai induksi nyeri yang diberikan secara intraperitoneal selang 5 menit setelah pemberian perlakuan. Parameter yang diamati adalah geliat mencit tiap 10 menit selama 1 jam. 
Hasil :										          Dari hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara ekstrak etanol daun ciplukan (Physalis angulata L.) dengan kontrol positif yaitu nilai signifikan 0,141 (p&#62;0,05) menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun ciplukan (Pysalis angulata L.) dosis 8 mg/20g BB mempunyai efek analgetik tidak berbeda dengan metampiron dosis 1,3 mg/20g BB, prosentasi daya analgetik ekstrak etanol daun ciplukan (Physalis angulata L.) dosis 8 mg/20g BB adalah 67,93 % dan prosentase daya analgetik  metampiron dosis 1,3 mg/20g BB adalah 76,44%.              
Kesimpulan:									           Ekstrak etanol daun ciplukan (Physalis angulata L.) dosis 8 mg/20g BB memiliki efek analgetik yang tidak berbeda dengan metampiron dosis 1,3 mg/20g BB.


Kata kunci :  Daun ciplukan, ekstrak etanol daun, analgetik</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2021 - 11118027</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6659</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-17 09:36:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-20 17:27:19</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>