<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6657">
<titleInfo>
<title>UJI EFEK ANALGETIK EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L.) PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus) JANTAN YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YUKE NUR FADHILAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) merupakan salah satu tanaman yang sangat populer dikalangan masyarakat yang dapat digunakan sebagai lalapan sayuran, selain itu daun Kemangi memiliki khasiat sebagai analgetik atau biasa disebut dengan obat pereda nyeri yakni dapat digunakan sebagai obat tradisional. Dilakukannya penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui khasiat dan besarnya prosentase daya analgetik ekstrak etanol daun Kemangi (Ocimum sanctum L.). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris pada 15 ekor mencit putih (Mus musculus) jantan dengan bobot 20 g ±10% yang dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok pertama, kontrol negatif dengan pemberian Na-CMC 0,5%, kelompok kedua kontrol positif dengan pemberian metampiron 1,3 mg/20 g BB, sedangkan kelompok ketiga perlakuan dengan pemberian ekstrak daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) dengan dosis 10 mg/20 g BB. Bahan uji diberikan peroral dan 5 menit kemudian diinduksi asam asetat 3% secara intraperitoneal. Parameter yang diukur adalah geliat pada mencit setiap 10 menit selama 1 jam. Daun Kemangi mengandung senyawa metabolit sekunder salah satunya yaitu flavonoid yang memiliki khasiat sebagai analgetik. Pembuatan ekstrak etanol  daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) menggunakan metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 70%. Hasil rendemen ekstrak etanol daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) sebesar 19,47%. Analisis data dilakukan dengan menghitung daya analgetik dan efektivitas kemudian dianalisis dengan one way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) memiliki aktivitas analgetik dengan dosis 10 mg/20 g BB merupakan dosis ekstrak yang paling efektif dalam memberikan aktivitas analgetik ini. Daya analgetik ekstrak etanol daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) pada dosis 10 mg/20 g BB sebesar 73,3% sedangkan daya analgetik metampiron dosis 1,3 mg/20 g BB memiliki prosentase daya analgetik sebesar 78%.
 
Kata Kunci	: Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.), Analgetika, Geliat, Mus musculus, metampiron.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2021 - 11118036</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6657</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-17 09:36:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-20 17:22:46</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>