<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6653">
<titleInfo>
<title>UJI DAYA HAMBAT JAMUR PITYROSPORIUM OVALE DARI DAUN PACAR KUKU YANG DIEKSTRAKSI DENGAN NADES</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NIA MURNI ASIH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang dan Tujuan:
Indonesia memiliki banyak jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat. Salah satu tanaman yang mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi obat alternatif adalah daun pacar kuku. Daun pacar kuku memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, quinon dan terpenoid yang diduga mempunyai khasiat sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun pacar kuku yang diekstraksi dengan pelarut NADES (asam sitrat-glukose) terhadap pertumbuhan jamur pityrosporum ovale dan pengaruh peningkatan konsentrasi terhadap daya hambat pertumbuhan jamur pityrosporum ovale

Metode:
Daun pacar kuku diekstraksi dengan pelarut NADES (asam sitrat-glukosa) dengan bantuan Microwave assisted ekstaction (MAE). Menggunakan metode difusi cetak lubang dengan sampel ekstrak daun pacar kuku konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100% kontrol positif ketokonazol shampo, dan kontrol negatif Aqua pro injeksi. Parameter yang diamati adalah diameter zona hambat disekitar lubang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik Kruskall wallis dan Mann-whitney. 

Hasil:
Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa ekstrak NADES daun pacar kuku dengan konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100% dapat menghambat pertumbuhan jamur Pityrosporum ovale. Secara signifikan P &#60; 0,05 dengan diameter hambat terbesar ditunjukan pada konsentrasi 100% dengan rata-rata diameter 2,73 cm. Nilai r (koefisien korelasi) antara peningkatan konsentrasi ekstrak terhadap daya hambat didapat r² = 0,9347 hal ini menunjukan hubungan yang sangat kuat antara konsentrasi ekstrak NADES daun pacar kuku dalam menghambat pertumbuhan jamur Pityrosporum ovale. 

Kesimpulan:
Ekstrak NADES daun pacar kuku dengan konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100% memiliki efek menghambat pertumbuhan jamur Pityrosporum ovale.

Kata kunci : Daun pacar kuku, Jamur Pityrosporum ovale, Daya hambat, Difusi cetak lubang</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2021 - 11118019</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6653</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-17 09:36:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-22 10:03:39</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>