<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6626">
<titleInfo>
<title>UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) ASAL DAERAH SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>INTAN SINGGIH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar belakang dan Tujuan :
Kelopak bunga rosela mengandung senyawa bioaktif dengan kadar antosianin yang tinggi. Antosianin termasuk golongan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan alami, menghambat radikal bebas dan dapat mencegah terjadinya penyakit. Rosela merah tumbuh tersebar diseluruh Indonesia salah satunya didaerah Sukabumi yang memiliki struktur tanah dengan ketinggian 584 mdpl yang cukup untuk memenuhi syarat tumbuhnya rosela dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dengan menggunakan pereaksi DPPH(1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil). 
Metode :
Kelopak bunga rosela merah diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan larutan penyari etanol 70%,pengujian aktivitas antioksidan menggunakan pereaksi larutan DPPH(1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil) sebagai radikal bebas. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis sampel yang digunakan ekstrak kelopak bunga rosela merah dengan konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, 400 pmm, 800 ppm, 1200 ppm.
Hasil dan Pembahasan
Berdasarkan hasil penelitian uji aktivitas antioksidan ekstrak kelopak bunga rosela merah dengan membuat larutan uji vitamin C dihasilkan nilai IC50 11,23 ppm dan larutan ekstrak kelopak bunga rosela dihasilkan 581,5 ppm. 
Kesimpulan
Ekstrak kelopak bunga rosela merah dari Daerah Sukabumi memiliki aktivitas antioksidan masuk kedalam parameter lemah dengan nilai IC50 sebesar  581,5 ppm. 

Kata Kunci: Ekstrak rosela, ekstraksi, aktivitas antioksidan, daerah Sukabumi.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2021 - 11118087</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6626</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-17 09:36:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-22 10:32:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>