<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6621">
<titleInfo>
<title>SKRINING FITOKIMIA DAN ANALISIS KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS PADA EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus Sabdariffa L.) ASAL DAERAH NGANJUK PROVINSI JAWA TIMUR</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>GITA PUTRI OKTAGIANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Rosela ( Hibiscus sabdariffa L.) dimanfaatkan sebagai pengobatan penyakit batuk, gangguan pencernaan, menurunkan tekanan darah, merangsang gerak peristaltik usus serta berpengaruh terhadap fungsi diuretik. Tanaman  rosela merah tumbuh tersebar didaerah Indonesia, salah satunya di daerah Nganjuk yang memiliki kondisi dan struktur tanah dengan ketinggian 60-140 mdpl, namun data aktivitasnya masih sangat terbatas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kelompok senyawa dan identifikasi KLT pada kelopak bunga rosela (Hibiscus sabdarifa L.) yang berasal dari daerah Nganjuk.
Metode :
Simplisia kelopak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.) yang diperoleh dari daerah Nganjuk kemudian di ekstraksi dengan cara maserasi menggunakan etanol 70 %. Golongan metabolit sekunder diidentifikasi dengan skrining fitokimia dan KLT. 
Hasil dan Pembahasan :
Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, hasil skrining fitokomia yang terkandung didalam ekstrak kelopak bunga rosela merah (Hibiscus sabdariffa L.) asal daerah Nganjuk adalah flavonoid, polifenol, dan tanin. Sedangkan identifikasi KLT yang terkandung dalam ekstrak kelopak bunga rosela merah ( Hibiscus sabdariffa L.) yaitu flavonoid dengan menggunakan fase gerak kloroform:etil asetat (7:3) dengan nilai Rf 0,3 dan polifenol dengan fase gerak etil asetat:asam formiat:kloroform (9:0,5:0,5) dengan nilai Rf 0,5.
Kesimpulan :
Kelompok senyawa yang terkandung didalam ekstrak kelopak bunga rosela merah            ( Hibiscus sabdariffa L.) asal daerah Nganjuk adalah flavonoid, polifenol, dan tanin.
Analisis KLT yang digunakan dalam penelitian ini dapat memisahkan kandungan fitokimia dan memberikan hasil positif yang mempertegas hasil skrining fitokimia untuk senyawa flavonoid dan polifenol.


Kata Kunci : Ekstrak Kelopak Bunga Rosela, Skrining Fitokimia, KLT, Nganjuk</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2021 - 11118050</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6621</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-17 09:36:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-22 10:54:00</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>