<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6615">
<titleInfo>
<title>PROFIL PENGGUNAAN OBAT ANTIHISTAMIN ANTAGONIS RESEPTOR H1 DI KLINIK PRATAMA PERMATA SUNNAH PERIODE JANUARI-DESEMBER 2020</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SYAIDAH SOLIHAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Histamin merupakan senyawa normal yang ada dalam jaringan tubuh yang akan dikeluarkan apabila terdapat rangsangan senyawa alergen sebagai bentuk reaksi antigen serta antibodi, dampaknya muncul rasa gatal, sembab, memicu sekresi asam lambung, dan lain - lain. Antihistamin merupakan zat - zat yang dapat memblok reseptor histamin, yang dapat mengurangi efek histamin. Menurut World Allergy Organization (WAO) pada tahun 2013 kasus alergi mencapai 30% hingga 40%n dan terjadi peniingkatan setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat antihistamin antagonis reseptor H1 di Klinik Pratama Permata Sunnah Cirebon berdasarkan jenis kelamin pasien, usia pasien, status pembayaran, nama obat antihistamin antagonis reseptor H1, aturan pakai, dan diagnosa penyakit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif, kemudian dilakukan analisis data dengan menyajikan dalam bentuk tabel dan dipersentasikan. Berdasarkan usia pasien yang menggunakan obat antihistamin terbanyak adalah usia 8 – 15 tahun sebesar 36%, berdasarkan jenis kelamin terbanyak adalah perempuan sebesar 53%, berdasarkan status pembayaran yaitu pasien siswa/siswi &#38; karyawan sebesar 84%, berdasarkan diagnosa penyakit terbanyak adalah gangguan sistem pernapasan sebesar 53,02%, dan untuk obat antihistamin yang banyak digunakan adalah chlorpheniramini maleas sebesar 56%, sediaan obat yang banyak digunakan adalah tablet sebesar 84%, untuk aturan pakai terbanyak adalah sehari 3 x 1 tablet yaitu sebesar 57%.

Kata kunci : antihistamin, penggunaan obat, klinik pratama permata sunnah cirebon</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI - 2021 - 11118111</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6615</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-17 09:36:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-22 11:22:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>