SITI LESTIYANI; " />
Detail Cantuman Kembali

XML

KESESUAIAN PENYIMPANAN OBAT HIGH ALERT DI INSTALASI FARMASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT MITRA PLUMBON


Pendahuluan dan Tujuan :
Obat High alert adalah obat yang harus diwaspadai karena sering menyebabkan terjadinya kesalahan / kesalahan serius (sentinelevent) dan obat yang beresiko menyebabkan Reaksi Obat Yang Tidak Diinginkan (ROTD). Obat high alert dibagi menjadi 4 golongan yakni golongan obat resiko tinggi, LASA, obat elektrotit konsentrat dan obat narkotik psikotropik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian tata letak penyimpanan obat high alert di instalasi farmasi Rawat Inap Rumah Sakit Mitra Plumbon dan untuk mengetahui apakah pelabelan obat highalertdi instalasi farmasi Rawat Inap Rumah Sakit Mitra Plumbon sudah sesuai berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 72 Tahun 2016.

Metode :

Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif, data diambil pada bulan Maret 2021. Kemudian data yang diperoleh disajikan dalam bentuk persentase dan tabel yang selanjutnya menghubungkannya dengan landasan teori yang digunakan sebagai tolak ukur.

Hasil dan Kesimpulan :
Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar tata letak dan pelabelan obat golongan high alert di Instalasi Farmasi Rawat Inap Rumah Sakit Mitra Plumbon sudah sesuai dengan Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 dengan persentase rata- rata sebesar 79,63%.

Kata Kunci: Obat high alert, kesesuaian tata letak, Rumah Sakit Mitra Plumbon.

SITI LESTIYANI - Personal Name
NONE
Text
Indonesia
SEKOLAH TINGGI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON
2021
Cirebon
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
SITI LESTIYANI. (2021).KESESUAIAN PENYIMPANAN OBAT HIGH ALERT DI INSTALASI FARMASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT MITRA PLUMBON.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd