<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="10071">
<titleInfo>
<title>Skrining Fitokimia dan Standarisasi Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia Pinnata)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ade Sofi Luthfiyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Cirebon</placeTerm></place>
<publisher>FAKULTAS FARMASI UMMADA CIREBON</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang dan Tujuan :
Daun matoa (Pometia pinnata J.R Forst &#38; G. Forst) telah lama digunakan
dalam pengobatan tradisional karena mengandung senyawa aktif yang berpotensi
sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiradang. Namun, hingga saat ini, standar
kualitas ekstrak daun matoa masih belum ditetapkan secara menyeluruh. Oleh karena
itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining fitokimia serta standarisasi
ekstrak etanol daun matoa berdasarkan parameter spesifik dan non-spesifik. Penelitian
ini diharapkan dapat memberikan data ilmiah yang dapat digunakan sebagai dasar
pengembangan obat herbal berbasis daun matoa.
Metode :
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Ekstraksi daun matoa dilakukan
menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Standarisasi ekstrak
dilakukan dengan mengukur parameter spesifik seperti identitas ekstrak dan
organoleptik, serta parameter non-spesifik yang meliputi kadar air, kadar abu total,
kadar abu tidak larut asam, susut pengeringan, dan angka lempeng total. Selain itu,
skrining fitokimia dilakukan untuk mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder
seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid serta uji Kromatografi
Lapis Tipis (KLT) digunakan untuk mengidentifikasi senyawa flavanoid dan alkaloid.
Hasil dan Kesimpulan :
Ekstrak etanol daun matoa memenuhi seluruh parameter kualitas spesifik dan
non spesifik sesuai standar yang berlaku. Hasil skrining fitokimia menunjukkan
adanya senyawa flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid, serta tidak ditemukan
senyawa alkaloid. Hal ini diperkuat oleh hasil KLT yang menunjukkan ekstrak
memiliki pola bercak yang sesuai dengan pembanding flavonoid, namun tidak
menunjukkan pola yang serupa dengan pembanding alkaloid. Oleh karena itu, ekstrak
ini dinyatakan berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku sediaan herbal.
Kata kunci : Daun matoa, ekstrak etanol, skrining fitokimia, standarisasi ekstrak.</note>
<subject authority=""><topic>Ekstrak Etanol</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Matoa</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Farmasi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Skripsi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Fitokimia</topic></subject>
<classification>615.32</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository UMMADA Cirebon </physicalLocation>
<shelfLocator>615.32 ADE s</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI - 2025 - 12121087</numerationAndChronology>
<sublocation></sublocation>
<shelfLocator>615.32 ADE s</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="99" url="" path="/ade_sofi_tanpa_bab2_3_4.pdf" mimetype="application/pdf">ade sofi</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>10071</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-10-12 13:39:05</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-10-13 12:47:58</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>